Telkom Data Center Akan Terus Meningkatkan Kapasitas

Jun 14, 2022 Umum

Telkom Data Center Akan Terus Meningkatkan Kapasitas

Pusat data Telekom akan terus meningkatkan kapasitas sambil menggunakan energi baru terbarukan

Telkom Data Center Akan Terus Meningkatkan Kapasitas

Ririek Adriansyah memastikan pengembangan data center untuk mengantisipasi potensi pertumbuhan digital sebagai salah satu tantangan bisnis perusahaan ke depan.

“Dengan kondisi saat ini, bisnis telekomunikasi akan menghadapi tantangan yang sama, tetapi Telekom akan mempersiapkan masa depan,” kata Ririek Adriansyah.

Ririek memastikan konsolidasi data center diperlukan, termasuk melalui kerjasama dengan Microsoft, seiring dengan pesatnya pertumbuhan start-up di Indonesia.

“Kami juga bekerja sama untuk mengembangkan bisnis di kawasan dengan Singtel dan kemungkinan membangun data center Batam untuk memanfaatkan potensi pasar Singapura,” katanya.

Menurutnya, Batam merupakan salah satu potensi karena Singapura menerapkan moratorium pembangunan data center baru dan memiliki lokasi yang strategis mengingat Selat Malaka memiliki banyak jaringan kabel serat optik.
Telekom akan terus mengembangkan bisnis data centernya. Foto: Karyawan Telekom. (Dok.: Telekom)

Ia menambahkan, salah satu pembangunan data center baru nantinya akan dilakukan di tanah ibu kota negara nusantara itu, seiring dengan kemungkinan kota baru tersebut memanfaatkan sepenuhnya teknologi digital dan hijau.

“Jumlah dan kapasitas pastinya akan terus kami bicarakan secara intensif. Kami belum tahu persis berapa besarannya termasuk lokasinya karena unit IKN tetap fokus anggaran dari APBN,” ujarnya.

CEO NeutraDC Andreuw Th menambahkan, potensi ekspansi Grup Telekom ke pusat data sangat besar karena bisnis e-commerce menjadi tulang punggung perekonomian di masa depan.

Ia juga menegaskan bahwa Indonesia sebagai salah satu pengguna internet terbesar di Asia Tenggara saat ini memiliki potensi permintaan data center yang tinggi di kawasan atau hanya kalah dari India.

“Telkom Data Center akan terus meningkatkan kapasitasnya menjadi 400 MW pada tahun 2030 dengan didukung penggunaan energi baru dan terbarukan,” kata Andreuw.

Sebagai anak perusahaan Telekom yang menawarkan layanan data center kategori Hyperscale to Edge, NeutraDC kini telah menyiapkan data center di Cikarang dengan total beban IT hingga 51 MW.

Terkait rencana pembangunan data center di Batam dan Manado, Andreuw mengaku rencana tersebut memanfaatkan peluang besar yang dihadirkan oleh pertumbuhan ekonomi digital di kawasan tersebut.

“Saat ini pasar sedang meluap setelah Singapura memberlakukan moratorium tidak penambahan data center. Padahal ada potensi besar untuk merebut pasar dari Indonesia dan pemain global di Singapura,” ujarnya.

Ini adalah kesediaan Telekom untuk menghadapi masa depan dengan pertumbuhan digital yang semakin cepat. Termasuk juga data center Telekom yang terus ditingkatkan kapasitasnya. (Suara.com/Liberty Jemadu)

Sumber :