pengertian-angiospermae

Apr 18, 2021 Pendidikan

Pengertian Angiospermae, Ciri, Klasifikasi dan Contohnya

Pahami angiospermae

pengertian-angiospermae

Angiospermae adalah kelompok tumbuhan terbesar yang hidup di bumi. Nama angiospermae berasal dari dua kata Yunani kuno yaitu aggeion yang berarti penyangga atau pelindung, dan juga sperma yang merupakan bentuk jamak untuk air mani. Diperkenalkan oleh Paul Hermann pada tahun 1690.

Angiospermae (tumbuhan berbiji tertutup) berada di sebelah tumbuhan berbiji terbuka (gymnospermae) salah satu tumbuhan berbiji (Spermatophyta).

Angiospermae dibedakan menjadi dua jenis, yaitu dikotil (tumbuhan berbiji belah) dan monokotil (tumbuhan berbiji tunggal). Sekitar 270.000 spesies Angiospermae diketahui hingga saat ini. Angiospermae ini mencakup semua tanaman yang memiliki bunga dan juga menghasilkan biji tertutup dalam karpel. Karpel adalah daun termodifikasi yang membungkus biji dan kemudian dapat berkembang menjadi buah.

Sifat angiospermae

  • Tubuhnya terdiri atas bunga, daun, batang dan akar
  • Akarnya berupa ijuk / tunggang
  • Benih ditutupi oleh karpel
  • Daun pipih, tulang daun berwarna-warni
  • Makrokofil membentuk tubuh yang disebut putik dengan sel telur di dalamnya (tidak terlihat).
  • Makrosporofil dan mikrosporofil (biji) dipisahkan atau dikumpulkan dalam satu bunga
  • Ada bundel kapal angkut yang bersifat open collateral, namun ada juga yang tutup dan ada pula yang bicolateral
  • Xylem terdiri dari tracheids dan batang tenggorokan
  • Floem dengan sel-sel yang menyertainya
  • Pembuahan ganda terjadi
  • Organ reproduksinya disebut bunga
  • Tulang daun bermacam-macam bentuknya, bisa lurus, jari, atau menyirip
  • Karpel berdaging tebal
  • Benih dilindungi oleh sel telur
  • Bentuk dan ukuran tubuh berbeda
  • Daunnya umumnya lebar, soliter atau majemuk
  • Reproduksi secara seksual dan aseksual
  • Bunga ini memiliki kelopak, mahkota, benang sari dan putik
  • Beberapa batang memiliki kambium dan beberapa tidak
  • Memiliki pembuluh xilem yang diperkuat dengan adanya serabut dengan dinding sel yang tebal dan juga berlignin
  • Habitatnya berupa pohon, tumbuhan, semak atau semak belukar
  • Perbedaan waktu yang relatif singkat antara penyerbukan dan pembuahan
  • Batang bercabang / tidak bercabang
  • Ada bunga yang tersusun dari sporofil dan bagian-bagiannya

Contoh angiospermae

Tanpa nama
1 jambu biji
2 buah mangga
3 buah rambutan
4 buah apel
5 buah pir
6 buah semangka
7 buah alpukat
8 anggur
9 Kemesek
10 buah jati
11 kunyit
12 jahe
13 rotan
14 bambu
15 Meranti

Contoh terkecil dari angiospermae adalah Wolffia globusa

Klasifikasi dan keanekaragaman angiospermae

Klasifikasi tumbuhan berbiji tertutup (angiospermae)
Tanaman berbiji tertutup ini memiliki jumlah spesies yang sangat banyak, jadi hanya gambaran umum yang diberikan di bagian ini. Saat ini terdapat delapan (8) kelompok angiospermae yang masih hidup, antara lain:

  • Amborella, perdu, atau semak kecil yang hanya ada di Kaledonia Baru.
  • Nymphaeales, lotus (teratai).
  • Austrobaileyales, tumbuhan adas bintang.
  • Chloranthales, beberapa tumbuhan aromatik dengan daun bergerigi.
  • Magnolia, magnolia dan paprika.
  • Monokotil, tumbuhan dengan 1 (satu) kotiledon seperti padi, jagung, kelapa, anggrek, dll.
  • Ceratophyllum, berbagai jenis tanaman air yang biasa digunakan untuk menghias akuarium.
  • Eudikotil, tanaman dengan dua (2) kotiledon sejati seperti kacang polong, buncis, bunga matahari, mawar, apel, dll.

Angiospermae dibedakan menjadi satu divisi yaitu anthophyta dan terbagi menjadi dua

jenis yaitu dikotil dan monokotil.

Tanaman dikotil

Sering disebut juga tumbuhan berbiji atau tumbuhan berbiji belah, merupakan kelompok tumbuhan berbunga yang memiliki sifat menonjol yaitu sepasang kotiledon (kelembagaan daun) yang dibentuk dari biji sehingga anggotanya dapat dengan mudah dibagi menjadi dua bagian.

Ciri-ciri dua (2) kotiledon atau daun biji pada embrio, akar tunggang, terdapat kambium pada batang, daunnya menyirip atau menyirip, bagian bunganya biasanya kelipatan 4 atau 5.

Tanaman monokotil

Ciri-ciri mempunyai kotiledon, akarnya berserat, batang biasanya tidak bercabang dan tidak membesar karena tidak terdapat kambium, ikatan pembuluh pada batang menyebar (tidak beraturan). Daunnya juga memiliki tali yang melengkung atau sejajar. Minat dalam kelipatan 3.

Tumbuhan yang termasuk dalam kelompok ini memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, contohnya di Indonesia. Makanan pokok mereka adalah nasi, jagung, dan sagu. Ketiga makanan pokok tersebut ditemukan pada tumbuhan monokotil. Kemudian juga berbagai jenis buah-buahan seperti Aslak, Siwalan dll. Bunga-bunga indah seperti anggrek juga termasuk dalam kelompok ini.

Sumber :