Ikuti Cara Membuat Pupuk Organik Cair Di Rumah

Apr 27, 2022 Umum

Ikuti Cara Membuat Pupuk Organik Cair Di Rumah

Cara Membuat Pupuk Organik

Ikuti Cara Membuat Pupuk Organik Cair Di Rumah

Cara Membuat Pupuk Organik

Cara Membuat Pupuk Organik – Sampah, Limbah, Beras, Kompos Daun – Memasuki abad ke-21, gaya hidup sehat dengan slogan “Back to Nature” menjadi trend baru bagi masyarakat dunia. Masyarakat semakin menyadari bahwa penggunaan bahan kimia non-alami, seperti pupuk dan pestisida kimia sintetik serta hormon tanaman, dalam produksi pertanian berdampak negatif terhadap kesehatan manusia dan lingkungan. Pertanian organik adalah sistem pertanian berkelanjutan yang diakui oleh Komisi Eropa (European Commission) dan Dewan Pertanian pada Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tahun 1992.

Cara Membuat Pupuk Organik
Pengolahan Tanah dan Aplikasi Pupuk Organik

Lahan yang akan ditanami sayuran harus diolah terlebih dahulu dan diberi pupuk organik dari kotoran ternak, sampah organik yang sudah diolah dengan Biotama 3 (cara membuat pupuk organik dari kotoran ternak dan sampah/sampah organik ada di belakang *).

Setiap hektar lahan atau sawah yang akan ditanami sayuran diberi pupuk kandang/pupuk organik (antara 1 sampai 20 ton per ha). Jika tanah memiliki kandungan bahan organik > 3 (tanah masih subur), maka pemupukan cukup dengan dosis 1 ton/ha, jika kandungan bahan organiknya antara 1 – 2%, disarankan pemberian pupuk kandang/ pupuk organik sebanyak 1 – 3 ton/ha, tetapi jika tanah banyak tercemar (rusak) atau tanah memiliki kandungan bahan organik <1% maka diperlukan pupuk kandang lebih banyak (antara 3 – 20 ton/ha) .

Jumlah pupuk organik juga tergantung pada kemiringan lahan. Semakin landai dimana terjadi erosi dan lapisan tanah atas hilang maka dosis pupuk organik bisa mencapai 20 ton/ha. Tanah dicampur dengan pupuk organik, digemburkan kemudian dibentuk bedengan untuk memudahkan pemeliharaan tanaman/sayuran yang ditanam. Untuk menggemburkan tanah siram/semprot dengan air yang sudah dicampur Biotama 1 dengan perbandingan (Biotama 1:1 liter + air : 30-50 liter).
Cara membuat pupuk organik dari sampah organik

Cara Membuat Pupuk Organik dari Kotoran Ternak / Kotoran Manusia Bahan :

Kotoran hewan/manusia 300 kg.
10 kg dedak.
Sekam 200 kg.
Gula (10 sendok makan).
BIOTAMA 3 300 – 500 ml (30 – 50 tutup botol), tergantung bau feses.
Air secukupnya.

Cara pembuatan :

Larutkan BIOTAMA 3 dan gula pasir ke dalam air dalam ember berisi ± 7 liter air (bisa ditambah dan dikurangi sesuai kondisi kelembaban kotoran ternak)
Pupuk kandang, sekam dan dedak dicampur secara merata.
Tuang larutan BIOTAMA 3 perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata, hingga kadar air adonan mencapai 30%. Saat adonan dikepal dengan tangan, air tidak keluar dari adonan, saat kepalan tangan dilepaskan adonan akan mengembang.
Adonan ditumbuk di atas genteng kering setinggi 15-20 cm, kemudian ditutup dengan karung goni, selama 3-4 hari.
Pertahankan suhu gundukan adonan 40-500 C. jika suhu lebih dari 500C, buka penutup karung dan giling adonan secara terbalik, lalu tutup kembali dengan karung goni. Temperatur yang tinggi dapat menyebabkan Pupuk Organik rusak akibat proses pembusukan. Pengecekan suhu dilakukan setiap 5 jam sekali.
Setelah 2 atau 3 minggu ketika suhu sudah stabil dan warna pupuk organik menjadi lebih gelap (coklat tua atau hitam) itu tandanya sudah difermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.

Cara Membuat Pupuk Organik dari Sampah Organik

cara membuat pupuk organik dari limbah

Bahan :

Jerami kering/daun kering/kulit/serbuk gergaji atau bahan apapun yang dapat difermentasi 200 kg.
Pupuk organik yang sudah jadi 20 kg.
Dedak 20 kg.
Gula (5 sendok makan).
BIOTAMA 3 200 ml (20 tutup botol).
Air secukupnya.

Cara pembuatan :

Larutkan BIOTAMA 3 dan gula dalam air.
Jerami kering (atau bahan apa saja yang dapat difermentasi), dipotong kecil-kecil, kemudian dicampur dengan Pupuk Organik yang sudah jadi dan dedak secara merata.
Tuang larutan BIOTAMA 3 perlahan-lahan ke dalam adonan secara merata, hingga kadar air adonan mencapai 30%. Saat adonan dikepal dengan tangan, air tidak keluar dari adonan, dan saat kepalan tangan dilepaskan, adonan akan melar.
Adonan dicetak di atas ubin kering dengan ketinggian 15-20 cm, kemudian ditutup dengan karung/terpal, selama 3-4 hari.
Pertahankan suhu adonan gundukan 40-500C. jika suhu lebih dari 500C, buka penutup karung dan adonan dibalik, lalu tutup kembali dengan karung goni. Temperatur yang tinggi menyebabkan Pupuk Organik menjadi rusak karena proses pembusukan. Pengecekan suhu dilakukan setiap pagi dan sore hari.
Setelah 5 – 7 hari Pupuk Organik selesai difermentasi dan siap digunakan sebagai pupuk organik.

Sumber :