Lebih-dari-1.600-sekolah-di-Bandung-siap-belajar-tatap-muka-terbatas

Nov 12, 2021 Pendidikan

Lebih dari 1.600 sekolah di Bandung siap belajar tatap muka terbatas

Dinas Pendidikan Kota Bandung, Jawa Barat, mengatakan lebih dari 1.600 sekolah di Bandung siap menyelenggarakan sistem pembelajaran tatap muka terbatas.

Sebanyak 1.600 sekolah mencakup semua jenjang dari taman kanak-kanak (TK) hingga sekolah menengah atas (SMA).

Lebih-dari-1.600-sekolah-di-Bandung-siap-belajar-tatap-muka-terbatas

“Dulu kita sudah melakukan tes, dari 3.500 sekolah yang ada hanya 1.600 yang selesai,”

kata Cucu Saputra, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung, saat dihubungi, Rabu (25/8/2021).

Baca juga: Gorong-gorong Pasteur Bandung Jadi Tempat Tinggal PMKS

Proses tersebut berlangsung sebelum diberlakukannya Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dinas Pendidikan saat ini sedang melakukan pemutakhiran data terbaru.

Karena selama PPKM banyak sekolah yang menunjukkan kemajuan.

Dapatkan informasi, inspirasi, dan wawasan di email Anda.
email pendaftaran

Mereka sedang membangun infrastruktur tambahan sehingga mereka dapat melakukan pembelajaran tatap muka secara terbatas.

Pada dasarnya, menurut Cucu, sekolah-sekolah di Bandung

siap menawarkan kelas tatap muka dalam jumlah terbatas.

Namun, keputusan untuk memulai kegiatan sekolah ada pada Gugus Tugas Covid-19.

Baca juga: Nadiem: Pengajaran Kelas Bisa Berlangsung di Wilayah PPKM Level 1-3

Berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 35, daerah dengan tingkat kewaspadaan 3 terbatas pengajaran tatap muka.

Pemerintah Kota Bandung nantinya akan merespon dalam bentuk Peraturan Walikota (Perwal).

“Kami menunggu. Tapi dari segi kesiapan teknis, hampir bisa dipastikan sekolah-sekolah di Bandung sudah siap,” katanya.

Kesiapan ini terdiri dari infrastruktur, desain kurikulum, kesiapan guru, pelaksanaan protokol kesehatan, dan lain-lain.

Untuk vaksinasi siswa, instruksi Menteri Dalam Negeri tidak mengharuskan vaksinasi untuk memulai pengajaran di kelas terbatas, tetapi protokol kesehatan.

Namun, pihaknya saat ini sedang mendata siswa yang berusia di atas 12 tahun, berapa yang sudah divaksin dan berapa yang belum.

LIHAT JUGA :

greenlifestyle.or.id
kopertis2.or.id
rsddrsoebandi.id
ktb-mitsubishimotors.co.id
topijelajah.com
mesinmilenial.com