Definisi-pengkodean-definisi-tujuan-langkah-prosedur

Apr 14, 2021 Pendidikan

Definisi pengkodean: definisi, tujuan, langkah, prosedur

Pahami pengkodean
Buka baca cepat

Pengkodean merupakan salah satu kegiatan pengolahan data pada rekam medis dengan memberikan kode dengan huruf atau angka atau gabungan huruf dan angka yang mewakili komponen data. Kegiatan dan tindakan serta diagnosa dalam rekam medis perlu diberi kode dan kemudian diindeks untuk memudahkan penyediaan informasi guna mendukung fungsi perencanaan, manajemen dan penelitian di bidang kesehatan. Ketentuan kode ini merupakan kegiatan klasifikasi dan tindakan penyakit yang mengklasifikasikan penyakit dan tindakan berdasarkan kriteria tertentu yang disepakati. Pengkodean diagnosis klasifikasi penyakit yang berlaku menggunakan ICD-10 untuk mengkodekan penyakit, sedangkan ICOPIM dan ICD-9-CM digunakan untuk mengkodekan tindakan, dan komputer (online) untuk mengkodekan penyakit dan pengkodean tindakan. Panduan yang diterbitkan oleh WHO berjudul Klasifikasi Internasional Penyakit dan Masalah Kesehatan Terkait, Revisi Kesepuluh (ICD-10). Di Indonesia, penggunaannya ditentukan oleh Dep. Kes. RI sejak tanggal tersebut. 19 – 2 – 1996. ICD –10 terdiri dari 3 volume:

Definisi-pengkodean-definisi-tujuan-langkah-prosedur

Volume 1 (daftar tabel) berisi hal-hal yang mendukung klasifikasi utama.
Volume 2 (Petunjuk Pengoperasian) berisi pedoman penggunaan.
Jilid 3 (indeks alfabet) berisi tentang klasifikasi penyakit, yang disusun berdasarkan indeks alfabet atau menurut abjad dan terdiri dari tiga bagian:

Bagian 1 adalah klasifikasi diagnosis yang tercantum dalam Volume 1

Bagian 2 mencari penyebab eksternal morbiditas dan mortalitas dan membuat istilah dari Bab 20
Bagian 3 berisi tabel dengan produk obat dan bahan kimia sehubungan dengan Bab 19, 20 dan menjelaskan bagaimana mereka terjadi.

Baca lebih lanjut: Memahami ergonomi
Tujuan pengkodean

Di bawah ini adalah beberapa tujuan pengkodean, yaitu:

Mempermudah pencatatan, pengumpulan, dan pengambilan informasi sesuai dengan diagnosis atau prosedur bedah medik yang memerlukan konsistensi dalam istilah medis.
Memfasilitasi pemasukan data ke dalam database komputer yang tersedia (satu kode dapat mewakili beberapa terminologi yang digunakan oleh dokter)
Menyediakan data yang dibutuhkan oleh sistem pembayaran / penyelesaian yang diterapkan / diterapkan.
Menjelaskan indikasi alasan mengapa pasien menerima perawatan / perawatan / pelayanan (justifikasi urutan kejadian) 5. Memberikan informasi tentang diagnosa dan tindakan (medis / pembedahan) untuk:
penelitian
Pendidikan dan
Kajian / hasil untuk mengevaluasi kualitas keluaran (legal dan otentik)

Langkah-langkah pengkodean

Langkah-langkah pengkodean

Berikut beberapa langkah melakukan coding yaitu:

Tentukan jenis pernyataan (leadterm) yang akan dikodekan dan mengacu pada bagian yang sesuai dalam indeks alfabet
Masukkan lokasi ‘istilah utama’. Dalam kasus sakit atau cedera
Baca dan atur semua catatan di bawah judul “Konsep Utama”.
Baca semua istilah dalam tanda kurung setelah ‘istilah utama’.
Ikuti dengan cermat semua referensi silang untuk “melihat” dan “melihat juga” dalam indeks
Lihat daftar tabel (Volume I) untuk mengkonfirmasi nomor kode yang dipilih
Sertakan setiap istilah penyertaan dan pengecualian di bawah kode yang dipilih atau di bawah judul bab, blok, atau kategori.
Masukkan kodenya

Metode pengkodean

Berikut ini adalah beberapa metode pengkodean, yaitu:

Memberikan kode penyakit untuk diagnosis pasien, yang terdapat dalam rekam medis menurut ICD 10
Jika diagnosis pasien tidak jelas atau tidak jelas, hubungi dokter yang menangani pasien tersebut
Lakukan pengolahan klasifikasi penyakit
Memberikan pelayanan kepada dokter atau peneliti lain yang meneliti indeks penyakit pasien
Hasil diagnosis dokter adalah diagnosis primer serta diagnosis sekunder atau diagnosis lain yang mungkin melibatkan komplikasi. Kemudian buku ICD-10 harus digunakan (Klasifikasi Statistik Internasional untuk Penyakit dan Masalah Kesehatan Terkait, Revisi Kesepuluh). Untuk pasien yang menjalani operasi, nama operasi disertai dengan kode operasi, yang dapat ditentukan dengan bantuan buku ICOPIM dan ICD-9-CM (International Classification of Procedures in Medicine).
Saat mencari kode penyakit, dimungkinkan untuk mencari menurut abjad nama penyakit yang ditemukan di buku ICD-10 (International Statistics Classification of Diseases and Allied Health Problems

LIHAT JUGA :

https://teknologia.co.id/
https://butikjersey.co.id/
https://kabarna.id/
https://manjakani.co.id/
https://sewamobilbali.co.id/
https://deevalemon.co.id/
https://cipaganti.co.id/
https://pulauseribumurah.com/
https://pss-sleman.co.id/
https://mitranet.co.id/