Google meluncurkan dukungan Passkey di Chrome dan Android

Rate this post

Google meluncurkan dukungan Passkey di Chrome dan Android

Chrome dan Android
Google telah mulai mengganti kata sandi dengan kunci sandi sebagai sistem keamanan baru di Chrome dan sistem operasi Android.

Google meluncurkan dukungan Passkey di Chrome dan Android

Google telah mulai memberikan dukungan Passkey tahap awal untuk sistem operasi Android dan browser Chrome. Raksasa teknologi AS itu tampaknya berencana untuk mengalihkan sistem keamanan dari fungsi kata sandi ke fungsi kunci sandi.

Dalam posting blog yang diterbitkan pada hari Rabu, Google mengatakan administrator web sekarang dapat mengintegrasikan teknologi ke dalam situs web melalui WebAuthn API. Jadi pengembang dapat mengunduh Layanan Google Play beta untuk mulai menguji autentikasi baru di aplikasi mereka.

“Kunci sandi adalah pengganti yang jauh lebih aman untuk kata sandi dan faktor otentikasi lainnya,” tulis Google.

Menurut penjelasan Google, kunci pas juga tidak dapat digunakan kembali dan tidak akan muncul jika server diretas. Dengan demikian, standar keamanan login baru ini dapat melindungi pengguna dari berbagai kejahatan dunia maya seperti serangan B. phishing hingga peretasan data.

Kunci sandi itu sendiri adalah metode baru untuk memverifikasi data saat masuk ke situs web, aplikasi, atau perangkat. Kata sandi kunci master ini berupa data digital pengguna, yang digunakan oleh ponsel cerdas dan PC untuk mengakses server tertentu.

Selain itu, pengguna dapat mengonfirmasi data dan mengotentikasi identitas menggunakan sejumlah fitur yang terdapat pada perangkat Android. Ini termasuk pemindaian sidik jari, pengenalan wajah, kode PIN serta pola.

Sedangkan untuk mengelola password, pengguna dapat mengaksesnya melalui Google Password Manager. Di layanan Google, data kunci sandi digital secara otomatis dicadangkan ke cloud untuk mencegah penguncian saat pengguna kehilangan perangkat.

Menariknya, kunci sandi dikatakan sebagai bagian dari inisiatif seluruh industri untuk menyederhanakan proses masuk di berbagai platform dan browser. Hal ini terjadi mengingat semakin banyaknya aplikasi dan situs web yang memerlukan kata sandi.

Dengan kata lain, kunci master memudahkan pengguna Android dan Chrome untuk mengakses platform dan perangkat ini. Misalnya, pengguna dapat menggunakan kunci sandi yang disimpan di ponsel Android untuk masuk ke situs web yang dikunjungi melalui browser Safari.

Selain itu, pengguna Android juga dapat memilih antara passkey dan password untuk login ke platform tertentu. Google berharap untuk meluncurkan dukungan Passkey yang stabil bersama dengan API untuk aplikasi Android asli pada akhir tahun.

Sumber :